Menanggapi Undangan Kasih Tuhan dengan Hati yang Melayani
Selasa, 4 November 2025 — PW St Carolus Barromeus
Luk. 14:15-24
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Dalam Injil hari ini, Yesus berbicara tentang seorang tuan rumah yang mengadakan perjamuan besar dan mengundang banyak orang. Namun, ketika saatnya tiba, mereka yang telah diundang justru menolak datang dengan berbagai alasan: ada yang baru membeli ladang, ada yang baru membeli lembu, dan ada yang baru menikah. Akhirnya, tuan rumah itu mengundang orang-orang miskin, cacat, buta, dan lumpuh untuk memenuhi rumahnya.
Perumpamaan ini mengandung pesan mendalam tentang undangan Allah kepada setiap manusia untuk masuk dalam perjamuan Kerajaan-Nya. Undangan itu adalah undangan kasih — undangan untuk hidup dalam persahabatan dengan Allah. Namun, sering kali manusia menolaknya, bukan karena tidak mengenal Tuhan, melainkan karena hati mereka lebih sibuk dengan urusan duniawi. Kita pun bisa jatuh ke dalam sikap yang sama — ketika kesibukan, kenyamanan, dan urusan pribadi membuat kita lupa untuk datang ke “perjamuan kasih” yang Tuhan sediakan bagi kita setiap hari dalam Ekaristi dan dalam pelayanan kasih kepada sesama.
Saudara-saudari, Santo Carolus Barromeus yang kita peringati hari ini adalah teladan nyata dari pribadi yang menanggapi undangan Tuhan dengan sepenuh hati. Ia adalah seorang uskup besar dari Milan pada abad ke-16, yang hidup di tengah situasi Gereja yang membutuhkan pembaruan setelah Konsili Trente. Ia tidak hanya berkhotbah, tetapi juga menjadi contoh nyata melalui hidupnya: sederhana, penuh doa, dekat dengan umat, dan total dalam pelayanan, terutama kepada mereka yang miskin dan sakit.
Ketika wabah pes melanda Milan, banyak orang melarikan diri — tetapi Santo Carolus justru tinggal bersama umatnya, mengunjungi yang sakit, menghibur yang menderita, dan membagikan apa yang ia miliki. Ia benar-benar menghadiri “perjamuan Allah” dengan memberikan dirinya bagi orang lain.
Dari teladan ini, kita diajak untuk bertanya kepada diri sendiri: apakah aku sungguh menanggapi undangan Tuhan dalam hidupku? Apakah aku hadir dalam perjamuan kasih-Nya dengan hati yang siap melayani dan berbagi?
Marilah kita meneladan Santo Carolus Barromeus — menjadi orang yang tidak hanya mendengar undangan Tuhan, tetapi juga menjawabnya dengan tindakan nyata: dalam kesetiaan kepada doa, dalam pelayanan kepada sesama, dan dalam cinta yang tidak mencari kepentingan diri sendiri.
Semoga melalui teladannya, kita semakin mampu menghadiri perjamuan kasih Tuhan dengan hati yang terbuka dan penuh syukur. Amin.
