Jangan Takut, Sebab Engkau Berharga di Mata Allah
Jumat, 17 Oktober 2025 — Peringatan Wajib Santo Ignasius dari Antiokhia, Uskup dan Martir
Lukas 12:1–7
Hari ini Gereja merayakan Peringatan Wajib Santo Ignasius dari Antiokhia, seorang uskup dan martir besar yang hidup pada abad kedua. Ia digiring ke Roma dan mati diterkam singa demi mempertahankan imannya kepada Kristus. Dalam surat-suratnya dari penjara, Ignasius menulis, “Aku adalah gandum Allah yang harus digiling oleh gigi binatang buas agar menjadi roti murni bagi Kristus.” Kata-kata itu menggambarkan iman yang teguh, keberanian yang lahir dari cinta kepada Allah yang tidak pernah meninggalkannya.
Injil hari ini menegaskan pesan yang sama. Yesus berkata, “Janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi tidak berkuasa membunuh jiwa.” Santo Ignasius memahami benar makna sabda ini. Ia tahu bahwa kuasa manusia terbatas, sementara kasih dan kehidupan sejati berasal dari Allah. Ia tidak takut kehilangan tubuh fana, karena ia yakin bahwa jiwanya berada di tangan Tuhan yang setia.
Yesus menambahkan, “Bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya.” Gambaran ini menyatakan betapa Allah mengenal dan mencintai kita sedalam-dalamnya. Tidak ada yang luput dari perhatian-Nya, bahkan yang paling kecil sekalipun. Jika burung pipit saja diperhatikan Allah, apalagi kita, anak-anak-Nya yang berharga.
Saudara-saudari, Seperti Santo Ignasius, kita pun dipanggil untuk hidup tanpa takut, setia di tengah penderitaan, dan jujur dalam iman. Sebab kita tahu bahwa hidup kita ada di tangan Allah yang penuh kasih. Maka, jangan takut menghadapi dunia, sebab di mata Allah, kita berharga dan tidak pernah dilupakan.
